Kawasan perairan Teluk Lasolo seluas kurang lebih 81.800 ha diusulkan
untuk ditunjuk sebagai taman wisata alam berdasarkan Rekomendasi
Bupati KDH TK II No. 533/4768 tanggal 30 Nopember 1995.
Proses pengusulannya diawali dengan survey potensi
sumber daya alam laut yang dilaksanakan oleh tim dari Direktorat Pelestarian
Alam Ditjen PHPA pada tahun 1989, dengan hasil yang menunjukkan
bahwa perairan laut Teluk Lasolo, khususnya di sekitar Pulau Bahulu, P.
Labengke, dan Tanjung Taipa memiliki potensi terumbu karang , biota laut
yang dilindungi dan ikan hias yang cukup tinggi, nilai estetika dan nilai
konservasi yang cukup baik, serta potensi wisata yang cukup tinggi.
Pada tahun 1999 berdasarkan SK Menhutbun No. 451/Kpts-II/1999
tanggal 17 Juni 1999 ditunjuk sebagai kawasan pelestarian alam dengan
fungsi taman wisata alam laut.
Nilai konservasikawasan ini adalah sebagai habitat bagi
berbagai jenis terumbu karang, dan biota laut yang dilindungi. Luas
kawasan 81.800 hektar dengan Fungsi Taman wisata alam.
Salah satu keunikan dari kawasan ini adalah Terumbu
karang dengan dengan potensi berbagai jenis ikan, moluska, beberapa jenis
burung laut, penyu sisik, dan penyu hijau.
Potensial untuk dikembangkan sebagai objek wisata bahari.
Letak kawasan berada di KabupatenKonawe Letak
astronomis 122º 15’40” BT - 122º 32’20” BT
dan 3º 23’45” LS -
3º44’51” LS. tofografi Teluk Lasolo adalah datar, berupa
teluk yang menghadap ke arah laut.
Tofografi pulau-pulaunya umumnya berbatu-batu dan berbentuk
kerucut memanjang dengan konfigurasi tepian daratan berbentuk tanjung.
Kedalaman perairannya bervariasi, dengan bagian terdalam mencapai ± 15
meter. Tinggi minimum 0 m diatas permukaan laut Tinggi maksimum100
m di atas permukaan laut. Terdapat dua tipe ekosistem dikawasan tersebut yaitu
perairan laut dan pantai. Perairan laut Teluk Lasolo mempunyai kedalaman
bervariasi, bagian yang terdalam mencapai ± 15 meter, dengan potensi biota laut
antara lain :
a. Karang : antara lain karang tanduk (Acropora hyacintus), karang batu
(A. valida), karang otak (Labophyllia spp.) dan karang jamur (Fungia spp.)
b. Ikan : antara lain jenis Pygolyptes diacanthus, Stolephorus
commersoini (teri nasi), Hemiramphus far (Julung-julung), Amhiprion spp. (ikan
anemone
c. Moluska ; antara lain kima sisik, japing-japing, lambis
chiragra, dan Conus spp.
d. Penyu sisik dan penyu hijau
Sedangkan ekosistem pantai terdiri dari Vegetasi yang
didominasi oleh jenis cemara pantai (Casuarina equisetifolia).
POTENSI WISATA
Potensi Wisata yang terdapat di Taman Wisata Alam Laut Teluk Lasolo
adalah Pantai Labengke.
Kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini adalah Berjemur
(sunbathing), snorkling, diving, dan boating,
AKSESIBILITAS KE KAWASAN
1. Taman Wisata Alam Laut Teluk Lasolo dapat dicapai dari Kendari melalui
jalan darat menuju Kecamatan Lasolo, dengan jarak kurang lebih 105 km,
selama 3,5 jam.
2. Melalui jalur laut dari kendari ke lokasi selama kurang lebih 4
jam.
FLORA
Jenis Flora yang ada di Taman Wisata Alam Laut Teluk Lasolo
1. Cemara laut (Casuarina equisetifolia)
2. Jambu-jambuan (Rhodomyrtus sp)
3. Pandan (Pandanus sp)
FAUNA
Beberapa Jenis Fauna yang ada di
Taman Wisata Alam Laut Teluk Lasolo
1. Penyu sisik (Eretmochelys imbricate)
2. Penyu hijau (Chelonia midas)
3. Dara laut berjambul (Sterna bergii)
4. Elang laut dada putih (Haliaetus leucogaster)
5. Pygolyptes diacanthus
6. Teri nasi (Stolephorus commersoini)
7. Julung-julung (Hemiramphus far)
8. Lambis chiragra
9. Kima sisik (Tridacna squamosa)
10.Kima lubang (Tridacna crocea)
11.Hippopus hippopus
12.Karang tanduk (Acropora hyacinthus)
13.Acropora lavelli
14.Acropora valida
15.Karang batu (Porites lutea)
16.Karang otak (Lobophyllia spp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar